Showing posts with label otomotif. Show all posts
Showing posts with label otomotif. Show all posts
Solusi Ban agar tidak mudah Bocor
Unknown
Cairan Ban Anti bocor Untuk Ban
HOEBON adalah produk Pelindung Ban Motor yang akan melindungi secara optimal dari musibah kebocoran ban motor di perjalanan.
HOEBON akan menambal lubang di ban motor dari dalam secara otomatis saat ban motor tertusuk paku atau benda tajam di jalan. Sehingga ban motor tidak bocor & tidak kempes.
HOEBON didesain secara khusus untuk penggunaan pada ban motor sesuai karakteristik ban motor yang beredar di pasaran Indonesia, berdasarkan penelitian dan pengujian secara mendalam yang dilakukan oleh sejumlah ahli berpengalaman.
HOEBON bermanfaat sebagai pelindung ban motor, karena semua jenis ban motor yang beredar di pasaran (ban dalam & ban tubeless) adalah terbuat dari bahan karet yang bisa tertembus oleh paku atau benda tajam. Sehingga jika tanpa perlindungan sama sekali, maka ban motor sudah pasti akan bocor & kempes saat tertusuk paku di jalan.
Terutama pengguna ban dalam biasa, yang akan langsung bocor seketika di lokasi jika ban motornya tertusuk paku di jalan. Begitu pula dengan ban tubeless tetap akan bocor, kehabisan angin & kempes jika tertusuk paku di jalan, walaupun proses waktunya sedikit tertunda bila dibandingkan ban dalam biasa.
Peristiwa ban bocor di jalan adalah suatu musibah bagi pengendara motor, karena tidak bisa diprediksi sebelumnya. Jika ban bocor di jalan, maka motor sudah pasti harus berhenti tidak bisa melanjutkan perjalanan. Musibah ini bisa terjadi kepada siapa saja, dimana saja & kapan saja, berlaku untuk semua pengguna ban dalam & ban tubeless.
Untuk itulah HOEBON diciptakan secara khusus sebagai Pelindung Ban Motor, sehingga ban motor menjadi aman & terlindungi selama di perjalanan.
Keunggulan
- Formula aktif berkualitas tinggi didesain khusus untuk ban motor yg beredar di Indonesia
- Bisa digunakan untuk semua jenis ban dalam & ban tubeless
- Cara pemakaian yang sangat mudah & praktis, bisa dilakukan oleh siapa saja & dimana saja, tidak memerlukan keahlian khusus atau bantuan mekanik bengkel.
- Umur pemakaian produk di dalam ban hingga mencapai 2 tahun
- Proses penambalan otomatis yang cepat, kuat & permanen
- Mampu menambal banyak lubang secara sekaligus
- Menambah umur pemakaian ban
- Aman & tidak ada efek samping dalam penggunaannya.
Cara Pemakaian
1. Kosongkan angin dari dalam ban & lepaskan klep pentil dengan alat yang tersedia.
2. Buka tutup kemasan & pasangkan selang pengisian di bagian mulut kemasan
3. Masukan formula ke dalam ban motor sampai habis
4. Pasang kembali klep pentil, lalu isi kembali angin hingga tekanan tinggi yaitu minimal 30 Psi.
Kemudian segera jalankan kendaraan minimal 1-2 km untuk menciptakan lapisan pelindung HOEBON yang merata sempurna di bagian dalam ban motor.
Sangat mudah & praktis, tanpa bongkar ban, bisa dilakukan oleh siapa saja & dimana saja, tidak perlu keahlian mekanik khusus.
Yang perlu disiapkan oleh pengguna adalah hanya pompa angin saja untuk mengisi angin kembali ke dalam ban setelah proses pengisian formula HOEBON ke dalam ban.
- Dosis Pemakaian HOEBON adalah 1 ban motor = 1 kemasan pouch volume 250 ml
untuk semua jenis, merk & ukuran ban motor standard (Vespa, Matic, Bebek & Sport).
Kecuali jika ban motor yang digunakan berukuran besar dengan lebar tapak di atas 120 mm, maka dosis perlu ditambahkan menjadi 1,5 atau 2 pouch.
- HOEBON dapat digunakan untuk semua jenis ban dalam dan ban tubeless
- HOEBON dapat digunakan untuk semua jenis velg jeruji dan velg racing
- HOEBON dapat digunakan untuk ban motor yang berisi angin biasa & nitrogen.
Fungsi dan Manfaat HOEBON
Fungsi utama HOEBON :
Melindungi ban motor secara optimal dari musibah kebocoran di perjalanan.
Manfaat HOEBON :
1. Untuk keamanan & keselamatan pengendara di perjalanan (safety riding)
2. Mencegah berbagai resiko yg ditimbulkan oleh musibah ban bocor di jalan, seperti :
- Menghambat waktu berharga
- Menguras tenaga, pikiran & biaya
- Kecelakaan lalu lintas- Korban kejahatan di jalan
18:51
otomotif
5 Penyebab Utama Kematian Pada Mesin Mobil Yang Berakibat Kerusakan Fatal
Unknown
Seperti layaknya manusia yang harus menghadapi penyakit-penyakit berbahaya yang menjadi penyebab utama kematian, mobil juga harus dihindari dari problem mesin yang bisa menyebabkan kerusakan fatal.
Kerusakan mesin tentu tidak diinginkan oleh setiap pemilik kendaraan. Namun ada beberapa kerusakan mesin yang dapat berakibat fatal dalam sekejap. Efeknya jelas, Anda akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit akibat kerusakan yang terjadi. Baik untuk membeli spare part maupun ongkos kerja mekanik.
Hasil penyelidikan kami menunjukkan bahwa ada beberapa problem yang mampu menyebabkan kerusakan fatal pada mesin ini. Tapi jangan juga ini membuat kita jadi ketakutan tanpa alasan yang jelas. Bila Anda teliti dan mampu mengetahui ciri-ciri atau fungsi dari komponen penting di mesin tersebut, kerusakan ini dapat diminimalkan. Untuk itu, perlu tindakan preventif sebelum hal itu terjadi.
Apa saja jenis kerusakan itu dan bagaimanakah tindakan preventifnya?
1. Timing belt
Kerusakan mesin tentu tidak diinginkan oleh setiap pemilik kendaraan. Namun ada beberapa kerusakan mesin yang dapat berakibat fatal dalam sekejap. Efeknya jelas, Anda akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit akibat kerusakan yang terjadi. Baik untuk membeli spare part maupun ongkos kerja mekanik.
Hasil penyelidikan kami menunjukkan bahwa ada beberapa problem yang mampu menyebabkan kerusakan fatal pada mesin ini. Tapi jangan juga ini membuat kita jadi ketakutan tanpa alasan yang jelas. Bila Anda teliti dan mampu mengetahui ciri-ciri atau fungsi dari komponen penting di mesin tersebut, kerusakan ini dapat diminimalkan. Untuk itu, perlu tindakan preventif sebelum hal itu terjadi.
Apa saja jenis kerusakan itu dan bagaimanakah tindakan preventifnya?
1. Timing belt
Fungsi timing belt adalah sebagai penyelaras putaran kruk as dan katup sehingga keduanya tidak berbenturan. Jadi akan fatal akibatnya bila belt yang menghubungkan kedua mekanisme ini putus secara tiba-tiba. Kerusakan komponen jelas tak terelakkan lantaran piston akan menumbuk katup yang berada dalam posisi membuka.
Bila hal ini terjadi dalam putaran mesin tinggi, bukan tidak mungkin blok mesin bisa menjadi pecah akibat benturan berkali-kali yang terjadi. Namun hal ini dapat diminimalkan bila Anda selaku pengendara langsung mengetahui kerusakan yang terjadi sehingga mesin tak dicoba lagi untuk distart.
Mesin dengan perbandingan kompresi rendah, dan mesin yang dilengkapi turbocharger atau supercharger cenderung lebih kecil kemungkinannya mengalami kerusakan ini lantaran jarak antara katup dengan piston yang memliliki celah agak jauh ketimbang mesin normally aspirated.
Langkah preventif:
• Ganti timing belt secara berkala sesuai rekomendasi, atau sekitar 25-30 ribu km.
• Percepat penggantian timing belt bila mobil sering melewati jalan macet.
Bila hal ini terjadi dalam putaran mesin tinggi, bukan tidak mungkin blok mesin bisa menjadi pecah akibat benturan berkali-kali yang terjadi. Namun hal ini dapat diminimalkan bila Anda selaku pengendara langsung mengetahui kerusakan yang terjadi sehingga mesin tak dicoba lagi untuk distart.
Mesin dengan perbandingan kompresi rendah, dan mesin yang dilengkapi turbocharger atau supercharger cenderung lebih kecil kemungkinannya mengalami kerusakan ini lantaran jarak antara katup dengan piston yang memliliki celah agak jauh ketimbang mesin normally aspirated.
Langkah preventif:
• Ganti timing belt secara berkala sesuai rekomendasi, atau sekitar 25-30 ribu km.
• Percepat penggantian timing belt bila mobil sering melewati jalan macet.
2. Knocking di mesin turbocharger
Tekanan tinggi di ruang bakar pada mesin yang dilengkapi alat pemasok udara paksa seperti turbocharger atau supercharger membuat beban piston menjadi sangat tinggi. Itu sebabnya piston bisa mengalami kerusakan seketika bila mesin sampai mengalami gejala knocking.
Pembakaran dini sebelum waktunya akan membuat piston bergetar hebat dan suhu di ruang bakar meningkat secara drastis. Penyebabnya tentu bermacam-macam, mulai dari kegagalan kinerja cooling system, penyetelan tekanan turbo atau supercharger yang berlebih, hingga kualitas bahan bakar yang tidak sesuai kebutuhan.
Langkah preventif:
• Gunakan bahan bakar berkualitas dengan kadar oktan minimal 95.
• Periksa cooling system secara berkala, termasuk komponen-komponennya seperti kipas elektrik, thermoswitch, dan lain-lain.
Pembakaran dini sebelum waktunya akan membuat piston bergetar hebat dan suhu di ruang bakar meningkat secara drastis. Penyebabnya tentu bermacam-macam, mulai dari kegagalan kinerja cooling system, penyetelan tekanan turbo atau supercharger yang berlebih, hingga kualitas bahan bakar yang tidak sesuai kebutuhan.
Langkah preventif:
• Gunakan bahan bakar berkualitas dengan kadar oktan minimal 95.
• Periksa cooling system secara berkala, termasuk komponen-komponennya seperti kipas elektrik, thermoswitch, dan lain-lain.
3. Water hammer
Terisapnya air ke dalam ruang bakar (water hammer) merupakan salah satu problem dengan akibat paling fatal bagi mesin mobil. Air yang yang jauh lebih padat dari udara, bila sampai memenuhi ruang bakar, tentu tidak dapat tekan saat langkah kompresi. Dalam kondisi katup tertutup, tekanan air yang terjadi akan menghancurkan komponen terlemah di ruang bakar yakni piston.
Nah, di musim hujan nanti, waspadalah dengan genangan air yang siap menghadang.
Langkah preventif :
• Ketahui ketinggian saluran masuk udara di mobil sebelum melewati genangan air.
• Jangan coba-coba menstart jika mesin mati di tengah banjir.
• Buka busi lalu start mesin untuk mengeluarkan air di ruang bakar.
Nah, di musim hujan nanti, waspadalah dengan genangan air yang siap menghadang.
Langkah preventif :
• Ketahui ketinggian saluran masuk udara di mobil sebelum melewati genangan air.
• Jangan coba-coba menstart jika mesin mati di tengah banjir.
• Buka busi lalu start mesin untuk mengeluarkan air di ruang bakar.
4. Overheat
Bila mesin beroperasi melebihi batas suhu kerjanya, sudah pasti kerusakan komponen akan terjadi. Tapi pada mesin modern, komputer akan secara otomatis melindungi mesin dengan cara menon-aktifkan mesin secara bertahap. Seperti memberhentikan kerja kompresor AC, lalu berlanjut ke mode aman (safe mode) hingga saatnya mesin akan dihentikan secara total.
Tapi pada mobil era 1990-an, tentu fitur ini belum tersedia. Namun Anda dapat mencirikannya dengan hadirnya gejala knocking saat berakselerasi dan jarum indikator yang bergerak menuju batas H.
Langkah preventif :
• Periksa cooling system dan jumlah oli mesin secara berkala.
• Perhatikan indikator suhu ketika gejala knocking timbul.
• Berhentikan mobil secepat mungkin ketika Anda mengetahui overheat terjadi.
Tapi pada mobil era 1990-an, tentu fitur ini belum tersedia. Namun Anda dapat mencirikannya dengan hadirnya gejala knocking saat berakselerasi dan jarum indikator yang bergerak menuju batas H.
Langkah preventif :
• Periksa cooling system dan jumlah oli mesin secara berkala.
• Perhatikan indikator suhu ketika gejala knocking timbul.
• Berhentikan mobil secepat mungkin ketika Anda mengetahui overheat terjadi.
5. Kebocoran oli
Di jenis mesin apapun, bocornya pelumas sudah pasti menyebabkan kerusakan parah dan fatal akibatnya. Menurunnya jumlah oli mesin secara drastis akan menyebabkan friksi pada komponen bergerak akan meningkat sehingga berdampak pada peningkatkan suhu mesin (overheat) dan keausan luar biasa.
Salah satu penyebab adalah kerusakan baut penutup lubang pembuangan oli yang terletak di bawah mesin akibat terkena benturan di jalan. Memang hal ini jarang terjadi, tapi Anda perlu mencermati indikasi berupa lampu indikator oli di dasbor yang menyala akibat pompa oli kehilangan tekanan. Penyebab lain adalah kebocoran pada sil-sil di mesin, meski kerusakan semacam ini tidak menyebabkan penurunan jumlah oli secara drastis, namun bertahap.
Langkah preventif
• Periksa jumlah oli secara berkala.
• Jangan menganggap remeh indikator oli yang menyala meski hanya berkedip. Segera periksa jumlah oli agar kerusakan tidak semakin parah. Sebab ini menandakan pompa oli sempat kehilangan tekanannya.
Salah satu penyebab adalah kerusakan baut penutup lubang pembuangan oli yang terletak di bawah mesin akibat terkena benturan di jalan. Memang hal ini jarang terjadi, tapi Anda perlu mencermati indikasi berupa lampu indikator oli di dasbor yang menyala akibat pompa oli kehilangan tekanan. Penyebab lain adalah kebocoran pada sil-sil di mesin, meski kerusakan semacam ini tidak menyebabkan penurunan jumlah oli secara drastis, namun bertahap.
Langkah preventif
• Periksa jumlah oli secara berkala.
• Jangan menganggap remeh indikator oli yang menyala meski hanya berkedip. Segera periksa jumlah oli agar kerusakan tidak semakin parah. Sebab ini menandakan pompa oli sempat kehilangan tekanannya.
Daftar Harga Spare Part Suzuki Terbaru
Unknown
Berikut adalah Harga Spare Part Motor Suzuki Untuk bulan
Oktober 2014, laman ini akan diperbaharui setiap bulannya.
Daftar
Harga Spare Part Suzuki Oktober 2014
Merek /
Type
|
Spec
|
Hargaa
|
Suzuki
Satria 120 R
|
Kampas Rem
Depan
|
23.000
|
Suzuki
Satria 120 R
|
Kampas Rem
Belakang
|
20.000
|
|
Suzuki
Satria 120 R
|
Rantai
roda
|
84.000
|
|
Suzuki
Satria 120 R
|
Gir Depan
|
69.000
|
Suzuki
Satria 120 R
|
Gir
Belakang
|
63.000
|
Suzuki
Satria 120 R
|
CDI
|
419.000
|
Suzuki
Satria 120 R
|
Piston
|
131.000
|
Suzuki
Satria 120 R
|
Ring
Piston (set)
|
53.000
|
Suzuki
Satria 120 R
|
Kabel Gas
|
41.000
|
Suzuki
Satria 120 R
|
Kabel
Kopling
|
53.000
|
Suzuki
Satria 120 R
|
Bohlam
Lampu Depan
|
37.000
|
Suzuki
Satria 120 R
|
Sokbreker
belakang
|
500.000
|
Suzuki
Satria 120 R
|
Paking
Kepala Silinder
|
11.000
|
Suzuki
Satria 120 R
|
Paking
Kopling
|
10.000
|
Suzuki
Satria FU 150
|
Kampas Rem
Depan
|
37.000
|
Suzuki
Satria FU 150
|
Kampas Rem
Belakang
|
37.000
|
Suzuki
Satria FU 150
|
Rantai
roda
|
116.000
|
Suzuki
Satria FU 150
|
Gir Depan
|
36.000
|
Suzuki
Satria FU 150
|
Gir
Belakang
|
145.000
|
Suzuki
Satria FU 150
|
CDI
|
568.000
|
Suzuki
Satria FU 150
|
Piston
|
83.000
|
Suzuki
Satria FU 150
|
Ring
Piston (set)
|
70.000
|
Suzuki
Satria FU 150
|
Kabel Gas
|
57.000
|
Suzuki
Satria FU 150
|
Kabel
Kopling
|
67.000
|
Suzuki
Satria FU 150
|
Bohlam
Lampu Depan
|
60.000
|
Suzuki
Satria FU 150
|
Sokbreker
belakang
|
580.000
|
Suzuki
Satria FU 150
|
Paking
Kepala Silinder
|
51.000
|
Suzuki
Satria FU 150
|
Paking
Kopling
|
40.000
|
Suzuki
Shogun 125 R
|
Kampas Rem
Depan
|
23.000
|
Suzuki
Shogun 125 R
|
Kampas Rem
Belakang
|
20.000
|
Suzuki
Shogun 125 R
|
Rantai
keteng
|
59.000
|
Suzuki
Shogun 125 R
|
Rantai
roda
|
54.000
|
Suzuki
Shogun 125 R
|
Gir Depan
|
23.000
|
Suzuki
Shogun 125 R
|
Gir
Belakang
|
56.000
|
Suzuki
Shogun 125 R
|
CDI
|
306.000
|
Suzuki
Shogun 125 R
|
Piston
|
40.000
|
Suzuki
Shogun 125 R
|
Ring
Piston
|
46.000
|
Suzuki
Shogun 125 R
|
Kabel gas
|
21.000
|
Suzuki
Shogun 125 R
|
Bohlam
Lampu Depan
|
18.000
|
Suzuki
Shogun 125 R
|
Sokbreker
belakang
|
352.000
|
Suzuki
Shogun 125 R
|
Paking
Kepala Silinder
|
11.000
|
Suzuki
Shogun 125 R
|
Paking
Kopling
|
14.000
|
Suzuki
Shogun FD 110 CD
|
Kampas Rem
Depan
|
23.000
|
Suzuki
Shogun FD 110 CD
|
Kampas Rem
Belakang
|
20.000
|
Suzuki
Shogun FD 110 CD
|
Rantai
keteng
|
74.000
|
Suzuki
Shogun FD 110 CD
|
Rantai
roda
|
53.000
|
Suzuki
Shogun FD 110 CD
|
Gir Depan
|
34.000
|
Suzuki
Shogun FD 110 CD
|
Gir
Belakang
|
56.000
|
Suzuki
Shogun FD 110 CD
|
CDI
|
389.000
|
Suzuki
Shogun FD 110 CD
|
Piston
|
40.000
|
Suzuki Shogun
FD 110 CD
|
Ring
Piston (set)
|
52.000
|
Suzuki
Shogun FD 110 CD
|
Kabel Gas
|
36.000
|
Suzuki
Shogun FD 110 CD
|
Kabel
Kopling
|
29.000
|
Suzuki
Shogun FD 110 CD
|
Bohlam
Lampu Depan
|
38.000
|
Suzuki
Shogun FD 110 CD
|
Sokbreker
belakang
|
338.000
|
Suzuki Shogun
FD 110 CD
|
Paking
Kepala Silinder
|
57.000
|
Suzuki
Shogun FD 110 CD
|
Paking
Kopling
|
85.000
|
Suzuki
Skydrive 125cc
|
Kampas Rem
Depan
|
36.000
|
Suzuki
Skydrive 125cc
|
Kampas Rem
Belakang
|
50.000
|
Suzuki
Skydrive 125cc
|
Kampas
Kopling
|
225.000
|
Suzuki Skydrive
125cc
|
V-belt
|
118.000
|
Suzuki
Skydrive 125cc
|
Roller/buah
|
154.000
|
Suzuki
Skydrive 125cc
|
Relay
Starter
|
52.000
|
Suzuki
Skydrive 125cc
|
Piston
|
47.000
|
Suzuki
Skydrive 125cc
|
Ring
Piston
|
34.000
|
Suzuki
Skywave 125cc
|
Kampas Rem
Depan
|
37.000
|
Suzuki
Skywave 125cc
|
Kampas Rem
Belakang
|
53.000
|
Suzuki
Skywave 125cc
|
Kampas
Kopling
|
255.000
|
Suzuki
Skywave 125cc
|
Saringan
Udara
|
46.000
|
Suzuki
Skywave 125cc
|
V-belt
|
118.000
|
Suzuki
Skywave 125cc
|
Roller/buah
|
29.000
|
Suzuki
Skywave 125cc
|
CDI
|
328.000
|
|
Suzuki
Skywave 125cc
|
Relay
Starter
|
56.000
|
|
Suzuki
Skywave 125cc
|
Kabel
Spidometer
|
38.000
|
Suzuki
Skywave 125cc
|
Piston
|
47.000
|
Suzuki
Skywave 125cc
|
Ring
Piston
|
34.000
|
Suzuki
Skywave 125cc
|
Rocker Arm
|
76.000
|
Suzuki
Skywave 125cc
|
Sokbreker
belakang
|
460.000
|
Suzuki
Smash 110
|
Kampas Rem
Depan
|
23.000
|
Suzuki
Smash 110
|
Kampas Rem
Belakang
|
20.000
|
Suzuki
Smash 110
|
Rantai
keteng
|
56.000
|
Suzuki
Smash 110
|
Rantai
roda
|
53.000
|
Suzuki
Smash 110
|
Gir Depan
|
23.000
|
Suzuki
Smash 110
|
Gir
Belakang
|
56.000
|
Suzuki
Smash 110
|
CDI
|
284.000
|
Suzuki
Smash 110
|
Piston
|
40.000
|
Suzuki
Smash 110
|
Ring
Piston (set)
|
46.000
|
Suzuki
Smash 110
|
Kabel Gas
|
22.000
|
Suzuki
Smash 110
|
Bohlam
Lampu Depan
|
30.000
|
Suzuki
Smash 110
|
Sokbreker
belakang
|
231.000
|
Suzuki
Smash 110
|
Paking
Kepala Silinder
|
12.000
|
Suzuki
Smash 110
|
Paking
Kopling
|
8.000
|
Suzuki
Spin 125cc
|
Kampas Rem
Depan
|
36.000
|
Suzuki
Spin 125cc
|
Kampas Rem
Belakang
|
42.000
|
Suzuki
Spin 125cc
|
Kampas
Kopling
|
255.000
|
Suzuki
Spin 125cc
|
Saringan
Udara
|
35.000
|
Suzuki
Spin 125cc
|
V-belt
|
118.000
|
Suzuki
Spin 125cc
|
Roller/buah
|
153.000
|
Suzuki
Spin 125cc
|
Rumah
Roller
|
29.000
|
Suzuki
Spin 125cc
|
CDI
|
328.000
|
Suzuki
Spin 125cc
|
Relay
Starter
|
56.000
|
Suzuki
Spin 125cc
|
Kabel
Spidometer
|
44.000
|
Suzuki
Spin 125cc
|
Piston
|
47.000
|
Suzuki
Spin 125cc
|
Ring
Piston (set)
|
34.000
|
Suzuki
Spin 125cc
|
Rocker Arm
|
76.000
|
Suzuki
Spin 125cc
|
Sokbreker
belakang
|
165.000
|
Suzuki
Thunder 125
|
Kampas Rem
Depan
|
65.000
|
Suzuki
Thunder 125
|
Kampas Rem
Belakang
|
32.000
|
Suzuki
Thunder 125
|
Rantai
roda
|
104.000
|
Suzuki
Thunder 125
|
Rantai
keteng
|
184.000
|
Suzuki
Thunder 125
|
Gir Depan
|
31.000
|
Suzuki
Thunder 125
|
Gir
Belakang
|
104.000
|
Suzuki
Thunder 125
|
CDI
|
577.000
|
Suzuki
Thunder 125
|
Piston
|
69.000
|
Suzuki
Thunder 125
|
Ring
Piston (set)
|
104.000
|
Suzuki
Thunder 125
|
Bohlam
Lampu Depan
|
32.000
|
Suzuki
Thunder 125
|
Paking
Kepala Silinder
|
35.000
|
Suzuki
Thunder 125
|
Paking
Kopling
|
23.000
|
Suzuki
Titan
|
Filter
Udara
|
35.000
|
Suzuki Titan
|
Kampas Rem
Depan
|
47.000
|
Suzuki
Titan
|
Kampas Rem
Belakang
|
22.500
|
Suzuki
Titan
|
Rantai
|
61.500
|
Suzuki
Titan
|
Gir Depan
|
34.000
|
Suzuki
Titan
|
Gir
Belakang
|
58.000
|
Suzuki
Titan
|
Bohlam
Depan
|
30.000
|
Suzuki
Titan
|
Bohlam
Belakang
|
10.500
|
Suzuki
Titan
|
Kabel Gas
|
45.000
|
Suzuki
Titan
|
Kampas
Kopling
|
102.000
|
Suzuki
Titan
|
Piston
|
40.000
|
Suzuki
Titan
|
Ring
Piston
|
49.000
|
Demikian Daftar harga Spare Part Suzuki Untuk bulan Oktober 2014, Harga tersebut akan di perbaharui setiap bulannya.
Referensi lain : list harga onderdil mobil Suzuki.
05:57
Harga dan Spesifikasi
,
otomotif
,
Suzuki
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)






.jpg)